MUSRENBANG KALURAHAN RKP KAL 2027, PENYUSUNAN DURKP TAHUN 2028 DAN PENYUSUNAN USULAN DANAIS UNTUK TAHUN 2029 KALURAHAN BEDOYO
Bedoyo, TPP
Kapanewon Ponjong PD Totok Suharyadi, ST, Tika Susanti, S.Pd serta PLD Sardiyo
dan Wiwi Triastuti mengikuti pelaksanaan Musrenbangkal Bedoyo. Musrenbangkal
Kalurahan Bedoyo untuk Penetapan Skala Prioritas RKP Kalurahan Tahun Anggaran
2027 sebagai tindak lanjut Muskal RKP.
Musyawarah Perencanaan
Pembangunan Kalurahan (Musrenbangkal) yang leading sektornya adalah LPMKal
merupakan forum musyawarah tahunan yang krusial bagi para pemangku kepentingan
(stakeholders) di tingkat kalurahan. Forum ini diselenggarakan untuk mendiskusikan,
menentukan, dan menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Kalurahan (RKP Kalurahan)
untuk tahun anggaran 2027 serta Penyusunan DURKP Tahun 2028 dan Penyusunan
Usulan Danais untuk tahun 2029.
Pada hari ini Kamis, 13
Agustus 2026, Pukul 13.00 wib Pemerintah Kalurahan Bedoyo menggelar
Musrenbangkal yang bertempat di Aula Kantor Kalurahan Bedoyo. Pelaksanaan
agenda strategis ini berlandaskan pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka
Menengah (RPJM) Kalurahan, mengingat setiap kalurahan memiliki amanat
konstitusional untuk menyusun dokumen perencanaan 5 tahunan (RPJM Kalurahan)
serta dokumen perencanaan tahunan (RKP Kalurahan).Unsur Partisipasi dan
Kolaborasi Inklusif Sebagai forum perencanaan publik, Musrenbangkal
mengedepankan asas gotong royong dan partisipasi aktif antara pemerintah
kalurahan, masyarakat, dan pihak-pihak terkait. Pelaksanaan Musrenbangkal
Bedoyo untuk penetapan skala prioritas RKP Tahun 2027 ini dihadiri oleh
berbagai unsur penting, di antaranya:
Pemerintah Kalurahan Bedoyo
& Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal)Lembaga Kalurahan & Tokoh
Masyarakat. Unsur Perwakilan Perempuan (sebagai wujud keterlibatan inklusif),
Pendamping Desa dan PLD serta dari Kapanewon dihadiri oleh Kepala Jawatan Kemakmuran
Ibu Etik Sismawati, S.Sos dan Koordinator BPP dan UPT Puskesmas Ponjong I,
Kepala SD dan SMP di wilayah kalurahan Karangasem. Hadirnya seluruh elemen ini
memastikan bahwa Musrenbangkal tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas,
melainkan wadah yang bermakna dalam membangun kesepahaman bersama mengenai arah
kemajuan kalurahan. potensi lokal serta sumber daya pembangunan—baik dari
internal maupun eksternal—dapat digali dan dioptimalkan secara maksimal.
Komentar
Posting Komentar