REMBUG STUNTING KALURAHAN PONJONG

Ponjong, Pada Rabu, 8 Juli 2026, Pukul 09.00 WIB bertempat di Balai Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong, Pendamping Desa memfasilitasi pelaksanaan Rembug Stunting sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKPKal Tahun 2027. Kegiatan dihadiri oleh Lurah yang diwakili Carik, Bamuskal, Panewu Ponjong, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Ponjong, Kamituwa dan pamong kalurahan, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Puskesmas, PLKB, KUA, kader kesehatan, kader pendidikan, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari Carik Kalurahan Ponjong. Dalam sambutannya disampaikan bahwa jumlah balita stunting di Kalurahan Ponjong saat ini sebanyak 17 balita. Pemerintah Kalurahan telah melaksanakan berbagai kegiatan intervensi pada Tahun 2026, di antaranya pengadaan starter kit Posyandu dan pelatihan bagi kader dalam pemanfaatan peralatan yang telah diberikan. Melalui rembug ini diharapkan dapat dirumuskan kegiatan prioritas penanganan stunting Tahun 2027.

Ketua Bamuskal menyampaikan apresiasi atas penurunan jumlah balita stunting dibandingkan tahun sebelumnya yang merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Diharapkan dengan dukungan berbagai program, termasuk pemenuhan gizi dan peningkatan pelayanan kesehatan, Kalurahan Ponjong dapat mewujudkan zero stunting pada tahun-tahun mendatang.

Panewu Ponjong menekankan bahwa penanganan stunting merupakan program prioritas nasional yang harus dilaksanakan secara terpadu dan berbasis data. Penyusunan program harus disesuaikan dengan kondisi dan permasalahan masing-masing kalurahan sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran. Selain penanganan balita stunting, upaya pencegahan pada remaja, calon pengantin, ibu hamil, serta peningkatan kualitas sanitasi juga perlu menjadi perhatian bersama.

Pemerintah Kalurahan melalui Kamituwa memaparkan pelaksanaan program dan dukungan anggaran percepatan penurunan stunting Tahun 2026 yang berasal dari berbagai sumber pendanaan dengan total sebesar Rp165.315.000. Disampaikan pula bahwa pendataan sasaran dilakukan melalui aplikasi EHDW dengan capaian scorecard sebesar 77%.

Pada sesi rembug, peserta dibagi menjadi tiga kelompok yang difasilitasi oleh Pendamping Desa, PLKB, Puskesmas, dan KUA untuk mengidentifikasi permasalahan, menganalisis penyebab, serta menyusun usulan kegiatan prioritas Tahun 2027. Hasil pembahasan masing-masing kelompok kemudian dipresentasikan dan disepakati bersama sebagai bahan penyusunan RKPKal Tahun 2027.

Dalam kegiatan ini Pendamping Desa memfasilitasi jalannya diskusi, memastikan pembahasan mengacu pada data yang valid, mendorong keterlibatan seluruh unsur, serta mengarahkan agar usulan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung percepatan penurunan stunting secara terintegrasi.Tika_PD

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyaluran BLT Kalurahan Karangasem